Oleh: selendang | April 4, 2008

Trima kasih cinta

Pada bintang kutitipkan hati…
yang senantiasa berpijar dan selalu menerangi
diatas sana kurangkai cerita…
diatas sana kubangun mimpi…seluas hamparan cakrawala
yang berhiaskan pelangi senja…
kucoba menggapaimu…agar hidupku lebih berarti
dan penuh warna…
Duhai mimpiku…
mampukah aku meraihmu…?
kan kucoba semampuku…
agar kubisa merajut asaku…
Malam dingin membisu…
kian sunyi tanpa hadirmu…
tapi mungkin kesunyian ini hanyalah sesaat
dan ia akan sirna…seiring bergantinya waktu
kinilah saatnya… kuharus beranjak dari mimpiku
mimpi yang begitu panjang…
mimpi yang tiada akhirnya…
Mimpi yang membuatku begitu lelah…
betapapun kuharus tegar…
kuharus bisa mengarungi samudra hidup ini…
dengan ataupun tanpamu…
betapapun…hidup ini akan terus berjalan…
terima kasih atas luka yang pernah kau torehkan
kan kujadikan sebagai kenangan…
kenangan yang terindah dalam hidupku…
biar bagaimanapun…
tulus terucap syukurku…
karna aku yang hanya serpihan debu…
pernah kau jadikan sebagai peri cintamu…
yang pernah bertahta disudut hatimu…

Responses

  1. hati-hti dengan cinta akan lebih dekat dengan kebencian jika sudah terlalu cinta

  2. yup benar, kecuali jika cinta karna Allah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: