Oleh: selendang | Juni 11, 2007

GAJI NAIK

sumber  http://www.tabloidapakabar.com/

GAJI NAIK, POTONGAN AGEN (HAMPIR) TURUN – ATKI dan Kotkiho Tidak Puas

CAUSEWAY BAY – Dua kabar melegakan buat Buruh Migran Indonesia (BMI) di Hong Kong. Kabar pertama dan masih gres datang dari pemerintah Hong Kong. Terhitung sejak Rabu, 6 Juni 2007, gaji para pekerja migran di Hong Kong resmi dinaikkan dari HK$ 3400 menjadi HK$ 3480. Pengumuman disampaikan pemerintah HK pada Selasa sore (5/6) ke organisasi-organisasi advokasi, termasuk ATKI dan Kotkiho. Kenaikan gaji senilai HK$ 80 ini memang masih jauh dari tuntutan para demonstran pada Hari Buruh, 1 Mei lalu, yang mendesak pemerintah HK mengembalikan gaji buruh migran ke angka awal HK$ 3670.

Keputusan naik gaji yang belum sesuai tuntutan ini, keruan disambut kecewa oleh para pimpinan organisasi. Wakil Ketua ATKI Sri Utami misalnya, mengaku tidak puas dengan kenaikan yang hanya HK$ 80 dolar alias sama dengan kenaikan tahun lalu. ”Kesannya, pemerintah tidak serius menanggapi tuntutan kita. Karena itu, esok kita bergabung dengan organisasi buruh lain, kembali beraksi di depan gedung CGO,” ujar Utami kepada Apakabar.

Sikap senada ditunjukkan Sumiati (Mia), pendiri Kotkiho. Dengan tegas, Mia menyatakan, Kotkiho akan melancarkan tuntutan agar gaji minimal HK$ 3670 dikembalikan, dan BMI dibebaskan dari biaya pajak. ”Gaji pegawai negeri saja tidak begitu kenaikannya, masa dari dulu hanya naik HK$ 80,” ungkapnya, kecewa.

Mia meyakini, kecilnya jumlah kenaikan gaji untuk BMI salah satunya dipengaruhi oleh jumlah peserta aksi yang hadir pada saat demo di depan gedung CGO. Karena itu, demi mendukung kepentingan bersama para buruh migran, Mia memancing kesadaran dari para BMI untuk ikut berpartisipasi menyuarakan haknya ke pemerintah HK.

Rencananya, pada 1 Juli mendatang, Kotkiho akan bergabung dengan organisasi lain menyuarakan hak-hak BMI yang belum dipenuhi. Meski demo besar-besaran baru akan digelar pada 1 Juli, namun Mia menyambut positif ”aksi kecewa kenaikan gaji” yang berlangsung 6 Juni di CGO. ”Bagaimana dengan BMI yang lain, apakah masih ingin gajinya dinaikkan? Mari bersatu untuk menuntut hak-hak kita yang terampas,” ajak Mia, mengimbau seluruh BMI, tanpa terkecuali.

Lantas, bagaimana sikap ”rakyat” BMI pasca pengumuman kenaikan gaji ini? Macam-macam. Ada sebagian yang bersyukur, ada yang cuek, namun – ini yang pasti – tetap mendukung perjuangan BMI untuk mendapatkan haknya secara keseluruhan. ”Maju terus BMI, hidup BMI,” ujar mereka.

Potongan gaji segera turun

Kabar baik kedua datang dari pemerintah Indonesia, dalam hal ini diwakili oleh Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Jumhur Hidayat. Untuk menindaklanjuti pembahasan tentang tuntutan BMI HK yang sempat didiskusikan di Hong Kong, pada Kamis, 24 Mei lalu, Jumhur mengundang tiga wakil dari Kotkiho untuk berembuk di kantor Depnakertrans Jakarta. Ketiganya adalah Sumiati (pendiri Kotkiho), Eny Yuniarti (sekjen IMWU), dan Nurul Komariah (AMC).

Menurut Mia, ada tiga kesepakatan yang berhasil dicapai dalam pertemuan tersebut. Pertama, tentang jumlah biaya yang harus dibayar nakerwan kepada agen/PJTKI untuk proses ke luar negeri, yakni Rp 9.132.000 (kini HK$ 21.000). Hal ini merujuk pada surat konstruksi yang telah ditandatangani oleh Dirjen P2TKI Depnakertrans I Gusti Made Arka pada 2004 lalu.

Kata Mia, biaya sebesar itu masih bisa dikurangi. Karena itu, pihaknya akan terus berjuang memantau perkembangan pasca pertemuan. Dalam hal ini, tugas Kotkiho adalah mem-push (mendorong) Menakertrans Erman Suparno agar segera mengesahkan surat tersebut. ”Ini yang belum dijalankan, karena badan (BNP2TKI) tidak punya wewenang. Badan telah menulis surat kepada menteri, dan akan mem-push menteri supaya segera mengesahkan biaya agen/PJTKI,” ungkap Mia.

Permasalahan kedua yang telah disepakati, mulai bulan Juni 2007, BNP2TKI menetapkan bahwa biaya pemotongan gaji tidak boleh lebih dari 50%. Dengan demikian, setiap nakerwan masih bisa menikmati separo hasil kerjanya, karena sebelumnya biaya pemotongan gaji mencapai 90% dari gaji yang diterima. Meskipun sudah ditandatangani Dirjen, tetapi Mia menuntut agar hal itu disahkan juga dengan Keputusan Menteri (Kepmen) agar posisi hukumnya lebih kuat. ”Saya sudah menerima SMS tentang potongan tidak boleh lebih dari 50% gaji yang diterima, tinggal menunggu surat edaran dari Kepmen,” jelasnya.

Kesepakatan ketiga, yakni: BNP2TKI berhak memberhentikan agen atau PJTKI, serta tidak boleh memproses selama tiga bulan. Caranya adalah dengan menggunakan data yang diberikan pihak Kotkiho. Untuk mengurangi underpay, ada 48 data agen yang diberikan oleh Kotkiho. Namun, berjalan lancar atau tidaknya tergantung dari kerja keras Kotkiho. ”Hal ini sekaligus menjadi tantangan besar bagi Kotkiho, bisa tidak memberikan kontribusi?” ujar Mia di hadapan anak buahnya.

So? Kita berharap, ketiga kesepakatan dalam ”pertemuan Jakarta” benar-benar terealisasi. Meskipun – tentu saja – masih perlu waktu, lantaran kebijakan tersebut mesti disosialisasikan terlebih dulu ke agen/PJTKI yang, semoga saja, kali ini langsung mengamini. (WINKA)


Responses

  1. KAMI DARI PARTAI MATAHARI BANGSA MENDUKUNG KENAIKAN GAJI PARA TKI INDONESIA YANG BEKERJA DI SELURUH DUNIA UNTUK GAJI NAIK, KESEHJAHTERAAN, DILINDUNGI OLEH NEGARA, DAN MENOLAK KERAS ADANYA KEKERASAN YANG DILAKUKAN OLEH PARA MAJIKAN YANG MEMPERKERJAKAN PARA TKI INDONESIA.

    SALAM PERJUANGAN

    RIDWAN KETAREN
    DPW PARTAI MATAHARI BANGSA DKI JAKARTA

  2. makasih buat mas ridwan dan teman2 yang mau mendukung kenaikan gaji para buruh diseluruh dunia, moga kehidupan para buruh akan lebih baik lagi untuk kedepannya.

    salam perjuangan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: