Oleh: selendang | April 21, 2007

angkuhnya cinta

saat cinta hadir dijiwa
hanya baik yg terlihat oleh mata
saat cinta hengkang dari dada
hanya kejelekannya saja yg terasa{tersisa}

cinta datang dan pergi tanpa permisi
menghampiri makhluk yg bernyawa
apabila datang membawa bahagia
namun perginya meninggalkan duka cita

cinta bagai sebutir biji
bisa tumbuh krn setitik air
cinta tdk hanya terucap dibibir saja
juga tdk bisa dinilai dari yg terlihat

oleh mata, cintapun tdk harus selalu bersama
namun sebesar apa cinta…..
bisa hilang dan berubah jadi petaka
secepat kilat sekejap mata
krn salah paham yg tak teruraikan
ah…cinta ,ANGKUH TAPI LEMBUT

pokfulam-hk,20-04-07


Responses

  1. uhuhuhu…
    beberapa posting terakhir isinya puisi cinta semua.
    apakah ini suatu pertanda, bahwa selendangku sedang diterpa sang angin cinta…??
    ahahaha… jawab sendiri deh. yang kena angin lah yang bisa merasakannya. hihihihih

  2. hi hi hi …..jd malu deh ma aruum.

    biasa ah ruum ,angin cinta selalu datang dan pergi tanpa permisi,

    jika cinta datang tentunya ada rasa bahagia
    dan jika cinta pergi tentunya ada rasa sedih ,
    tau ah gelap .


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: