Buatmu Ibu , dari anakmu…. Kasihmu tak mungkin ku lupakan, cuma kadang2 aku khayal dalam arus duniawi. Tatkala nasihatmu menjadi titisan hangat ditelingaku. Tatkala aku lupa dengan nasihatmu. Dosakah aku sebagai anakmu Ibu?…Aku merintih, menangis, mengenang diri ini. Layakkah aku menjadi anakmu?…Kau senantiasa mendo’akan kesejahteraanku. Do’amu tak pernah putus walau aku lena dalam tidurku. Sholatmu senantiasa berakhir dengan do’a untukku. Suaraku tak pernah hilang ditelingamu.Kasih sayangmu tak pernah reput ditelan zaman. Namun anakmu ini sering lupa akan itu. Layakkah aku jadi anakmu?…Air mata ini menitis tatkala aku terkenangkan mu, Ibu. Kasihmu sungguh murni tak terbanding kasihku untukmu. Layakkah aku dipanggil anakmu? Tatkala aku bersedih ,kau senantiasa disisi, menenangkan puterimu ini. Tatkala aku menangis, meratapi kehilangan permintaanku, kau senantiasa disisi memujukku. Tatkala aku memberontak mahukan sesuatu, tanganmu pantas mencarinya untukku. Mampukah aku melakukan semua itu tatkala kau pula memerlukanku? Jika tidak, layakkah aku menjadi anakmu, Ibu? Ibu, mengapa nasibmu sebegini?… Baca Lanjutannya…
Ibu, mengapa nasibmu sebegini?
Ditulis dalam goresan pena
”Rebonding”Haram, Kekerasan pada perempuan
Jika pelurusan rambut adalah haram, lantas perempuan yang meluruskan rambutnya menjadi terkena imbas. Mereka mendapat stigma negatif dari masyarakat. Dengan demikian, telah terjadi kekerasan terhadap perempuan.
Perempuan menjadi tidak nyaman. Mereka secara psikologis terganggu karena dianggap berdosa telah meluruskan rambutnya. Adapun haknya sebagai individu terbatasi karena pada dasarnya hal semacam ini bersifat sangat personal.
Masruchah, Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengatakan kepada Kompas Female, tidak ada pembatasan hak berekspresi bagi perempuan dalam undang-undang negara. Ia menilai, pernyataan yang dibuat oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur tersebut tidak memiliki kekuatan hukum yang mengikat.
“Ini bukan wilayah yang harus dibahas pesantren, dan ini wilayah personal yang tidak harus dideklarasikan di publik,” kata Masruchah, komisioner terpilih periode 2010-2014.
Jika pada akhirnya perempuan mengalami pembatasan dan atau ketidaknyamanan terkait dengan pernyataan haram ini, Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam berita
Perpisahan akan hadirkan kerinduan
Setelah berpisah dengan mu, baru ku tau klu aku merasa sangat merindukan mu.
Dan ku rasakan sakitnya hatiku.
Aku merasa sangat bahagia bisa bertemu kembali dg mu.
Selama ini aku sungguh2 tak mampu melupakanmu.
Ditulis dalam goresan pena
Dear..
Jika hati adalah istana
Maka cinta adalah singgasana
Ketulusan ialah mahkota
Kesetiaan ialah piala yang terindah
Dan senyum seorang kekasih adalah tahta
Berawal dari senyuman Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam puisi
Gelapnya hatiku
Malam nan suram sekelam hatiku
Hati yang patah menusuk kalbuku
Cinta yang kandas kenapa buatku tak ikhlas
Rindu yang menepi suarakan isak tangis
Perasaan hampa, sunyi, kekosongan jiwa
Oh dunia…segelap inikah hatiku sekarang?
Ditulis dalam puisi
‘Mohon maaf lahir dan bathin’
Saat berkata mungkin pernah berdusta….saat berjanji mungkin mengingkari….saat bercanda mungkin pernah menyakiti….kesempurnaan hanya milik Allah SWT….kekurangan dan kekhilafan milik manusia….aku ingin minta maaf atas semua salah dan khilaf yang pernah kuperbuat dari pertama kali kita bertemu, sampei saat ini. ‘SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1430 H , MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN’ .
Ditulis dalam renungan
Rumah Kesadaran( Perkumpulan wanita islam menuju keikhlasan)
Sebuah organisasi baru kembali berdiri. Organisasi Rumah Kesadaran , yang berbasis keagamaan dan motifasi, yang merupakan cabang dari Jakarta, telah berdiri di Hongkong. Walaupun masih dalam pembentukan dan pembinaan, namun organisasi ini telah berdiri. Tepatnya tanggal 17 April 2009 lalu.
Rumah Kesadaran, yang didirikan oleh Trainerr Muda Nanang Qosim yang juga penulis buku best seler The 7 Awareness serta beberapa buku motifasi lainnya , telah berhasil memberikan training – training kewirausahaan di tanah air. Nanang Qasim Yusuf sendiri pula yang akan membimbing trainerr di Hongkong. Namun untuk saat ini cabang Hongkong merasa belum siap , canangan tersebut masih dalam pematangan.
Rumah Kesadaran memiliki tujuan membangun kewirausahaan. Menurut Suki , pembina Rumah Kesadaran di Hongkong yang biasa dipanggil Bunda itu menjelaskan ,’Di Hongkong selain mendalami talaq Al-Qur’an, kita latihan untuk mencipta kesadaran dan terbiasa menjadi manusia di atas rata – rata.
Karena Rumah Kesadaran baru berdiri, saat ini baru beranggotakan 20 orang yang aktif. Namun Suki mengatakan, Rumah Kesadaran bukan mencari anggota sebanyak -banyaknya. Menurutnya, sedikit yang penting kwalitasnya. Perlahan, Rumah Kesadaran akan membawa wanita muslimah ke dalam kesadaran menuju keikhlasan. Rumah Kesadaran mengadakan pertemuan rutin setiap hari Minggu di atas jembatan di tempat pemberhentian tream Nort Point, dari jam 10.00 pagi sampei jam 16.00 sore hari.
Ditulis dalam info di hongkong
Bom, Operasi Diskreditkan Islam
By Republika Newsroom Sabtu, 18 Juli 2009 pukul 14:05:00 Font Size A A A EMAIL PRINT Facebook ANTARA JAKARTA — Direktur Lembaga Kajian Syariat Islam Fauzan Al Anshori menduga aksi bom yang terjadi di Hotel Ritz Carlton dan JW Marriott sebagai operasi untuk mendiskreditkan kelompok Islam.”Saya kira ini operasi untuk mendiskreditkan Islam. Asumsi ini didukung modusnya yang menggunakan false fact (fakta palsu) dengan meninggalkan bom yang siap meledak di kamar 1808 di JW Marriott,” kata mantan juru bicara Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) itu, di Jakarta, Sabtu. Menurut dia, tidak masuk akal ada orang yang masuk ke hotel yang dijaga super ketat dan meninggalkan bom yang masih aktiv di kamarnya. “Ini tidak mungkin sebagai kecerobohan, tapi sebagai bukti palsu. Bukti ini nantinya akan ditujukan kepada kelompok Islam, Jemaah Islamiyah (JI),” kata Fauzan. Ia mengaku tak habis fikir pada tanggal 15 Juli 2009 ada tamu Hotel JW Marriott yang lolos membawa Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam berita
SBY-Boediono Berjaya di Luar Negeri
Liputan6.com, Jakarta: Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono tak hanya berjaya di dalam negeri. Di luar negeri pun pasangan nomor urut dua ini menuai kemenangan. ADVERTISEMENT Pasangan SBY-Boediono meraih suara terbanyak di seluruh Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) di perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia yang tersebar di penjuru dunia. Berdasarkan data sementara yang dimuat di situs resmi Departemen Luar Negeri, SBY-Boediono menang telak dengan perolehan suara sebanyak 2.282 suara atau 69 persen. Pasangan Jusuf Kalla-Wiranto menyusul di urutan kedua dengan perolehan 540 suara atau sekitar 16 persen. Sedangkan pasangan Megawati Sukarnoputri-Prabowo Subianto hanya meraih 357 suara (10 persen). Pada pemilu presiden kemarin, pemilih di luar negeri mencapai 3.305 warga. Dari jumlah tersebut, sebanyak 126 suara dinyatakan tidak sah. (ROM)
Ditulis dalam berita
Tragedi menjelang Subuh
Mengarungi bahtera kehidupan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera, adalah idaman semua wanita. Namun tak gampang mewujudkan keinginan itu. Apalagi jika sang suami terserang ‘Demam perempuan’.
Mula – mula hanya iseng, tapi entah kenapa, lama – kelamaan aku jadi suka bertandang kerumah Santi (bukan nama sebenarnya). Padahal kutahu Santi itu adalah calo tenaga kerja ke Negara tetangga. Aku juga tahu, ia sering menipu dengan cara mengobral janji palsu, untuk memikat hati para pencari kerja.
Sebagai seorang calo, ia memang pandai berbicara dan merayu, sehingga wajarlah kalau ia berhasil mengirim puluhan tenaga kerja ke luar negri dengan jalan menjual mereka melalui sebuah perusahaan jasa pengiriman tenaga kerja. Tentu saja Santi banyak mendapatkan uang dari Pekerjaan itu. Sebaliknya , tidak sedikit pekerja yang tertipu , lantaran gaji yang mereka terima tidak sesuai dengan perjanjian semula.
Entah kenapa, tiba – tiba saja aku merasa ingin sekali Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Kisah nyata
